Sejumlah warga yang berdagang di Pasar Mardika Ambon, Maluku, mengaku geram dengan sikap yang ditunjukan sejumlah pejabat saat perayaan HUT ke-75 Provinsi Maluku. Pasalnya, dalam perayaan di Kantor DPRD Maluku tersebut mereka terlihat berjoget ria tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Rekaman video yang memperlihatkan aksi pejabat itu diketahui sempat viral di media sosial. Menyikapi hal tersebut, seorang pedagang togelhok bernama Halima mengaku sangat kecewa. Sebab, selama ini warga diminta untuk menaati aturan oleh pemerintah. Namun mereka yang membuat kebijakan justru berlaku sebaliknya. “Teman tunjukkan video itu buat beta (saya) kemarin. Jujur sakit hati beta lihat video itu, selama ini dong (mereka) suruh kita harus begini begitu sampai katong (kita) susah cari uang, tapi dong sendiri bikin kayak begitu,” kata Halima.
Klik Disini >>> http://bit.ly/3cmFYg1
Saking geramnya dengan ulah para pejabat itu, ia mengaku mulai sekarang tak akan lagi mengenakan masker. Alasannya, sikap yang ditunjukkan pejabat tersebut sudah membuktikan bahwa Covid-19 sudah tidak ada lagi. “Apalagi setiap pakai masker itu kita beli bukan dikasih gratis, jadi tidak perlulah, kita ikut para pejabat saja, kan mereka yang lebih tahu,” katanya. Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya. Ali mengaku sikap yang ditunjukkan para pejabat saat perayaan HUT Pemprov Maluku tersebut membuktikan bahwa corona sudah tidak ada. Oleh karena itu, bandar togel online tidak akan lagi memakai masker seperti yang diperintahkan selama ini. “Untuk apa pakai masker lagi, kan corona sudah selesai, itu kemarin di Kantor DPRD Maluku sudah joget-joget tak pakai masker,” kata Ali, salah seorang pedagang di Pasar Mardika, Ambon, Jumat.
Sebelumnya, Sekwan DPRD Maluku, Bodewil Wattimena
mengatakan, aksi joget yang dilakukan itu dianggap sebagai wujud kegembiraan
dalam perayaan HUT Pemprov Maluku. “Hari ini kan hari ulang tahun provinsi,
masa katong (kita) seng (tidak) bisa bergembira sedikit,” kata Bodewil saat
ditemui usai kegiatan. Bodewil mengaku saat acara itu mereka sudah menerapkan
protokol Covid-19. “Kan kita pakai masker semua itu. Jangan follow up lagi,
kita ini kan dalam situasi memperingati HUT provinsi, masa sih katong menuju
new normal , masa katong tinggal hidup begini terus,” ujarnya.
